Memasuki kehidupan new normal ini banyak dari kita yang terdampak untuk banting setir, bahkan dari sisi aktivitas pun jadi lebih sering dilakukan di rumah. Nah, ini ada peluang keren nih untuk Anda yang ingin meraup untung dari budidaya ikan air tawar, yaitu Ikan Nila yang bisa juga kamu coba di rumah loh.

Sebelumnya, kita kenalan dulu yuk, sama jenis ikan tawar yang satu ini.

Ikan nila biasa disebut juga dengan ikan mujair. Siapa sih yang tidak tau jenis ikan ini? Ikan yang tergolong sebagai ikan paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Mulai dari warung makan kaki lima hingga restoran, seringkali kita jumpai hidangan Ikan Nila.

Dari tingginya permintaan dan dasar diatas menjadikan budidaya ikan nila ini sebagai prospek bisnis yang baik dan bagus untuk dicoba. Namun, jangan asal budidaya ya, hehe.

Agar tidak sampai gagal, karena ini berhubungan dengan makhluk hidup atau makhluk yang bernyawa, hehe jadi harus hati-hati dan pastinya tahu cara budidayanya.

Jadi Jutawan Gara-Gara Budidaya Ikan Nila / Mujaer - Simak Caranya disini!

Tips Budidaya Ikan Nila untuk Pemula

1. Tentukan Lokasi Kolam Ikan

Langkah awal budidaya ikan nila merah dan hitam adalah dengan menentukan lokasi terlebih dahulu, pilih lokasi yang cocok untuk menjadi tempat tumbuh kembang ikan nila.

Pertumbuhan adalah faktor yang paling penting, karena semakin cepat untuk tumbuh, maka semakin cepat anda untuk panen, hehe

Ini persyaratan kolam ikan nila yang bisa kamu jadikan patokan :

  • Dasar & dinding kolam sebaiknya dibuat jenis tanah liat, karena memiliki sifat yang tahan air
  • Kemiringan tanah sekitar 3-%% agar proses pengairan mudah untuk dilakukan
  • Air tidak keruh, dan juga tidak terkontaminasi bahan kimia (jika anda menggunakan kolam terpal, jangan langsung dipakai ya. Pastikan dibiarkan menampung hanya air saja terlebih dahulu beberapa hari lalu dikuras).

 

2. Cek kesiapan kolam

Sebelum ditabur ikan, pastikan kolah harus beberapa hari sebelumnya, dengan cara :

  • Keringkan dasar kolam dan jemur dibawah sinar matahari
  • Bersihkan dasar kolam dari sisa rumput, cangkul & ratakan
  • Pasang saringan / jaring di setiap pintu keluar masuk kolam
  • Jika perlu gunakan kapur tohor untuk memberantas hama dan memperbaiki pH tanah
  • Bisa juga menambahkan pupuk kandang untuk tanah dasar kolam

 

3. Pilih Bibit Ikan Nila yang Bagus

Setelah kolam siap untuk diisi, dan aliran arus pengairan sudah aman. Saatnya untuk memilih dan menebarkan bibit ikan nila.

Rekomendasi saya, kamu bisa dapatkan bibit ikan nila di BIBITIKAN.ID, disana juga menjual aneka bibit ikan air tawar lainnya. Anda bisa belanja online secara langsung melalui websitenya atau bahkan chat WhatsAppnya. By the way, ownernya juga enak untuk diajak sharing, hehe

Kemudian pilih untuk ukuran bibit yang tidak terlalu kecil, hal ini cocok untuk pemula yang baru mulai. karena semakin kecil ikan, akan semakin kecil juga daya tahan hidupnya, jadi perlu penangan khusus.

Selain itu dengan memilih bibit ikan nila yang ukurannya sedikit lebih besar, akan mempercepat masa panen anda, loh.

 

4. Pemberian Pakan & Panen

JIka kolam sudah diisi, atau ditebar bibit ikan. Maka kamu mulai masuk ke tahap pemeliharaan.

Dalam tahap ini, kamu harus perhatikan besaran pakan ikan, monitoring hingga cek kadar air kolam atau pergantian.

Kasih pakan ikan nila 2-3 kali sehari dengan pelet ikan yang bagus, kunci dari kesuksesan panen biasanya juga tergantung pada pakan. Jangan terlalu mahal, agar margin untung bisa tinggi, dan jangan terlalu kasih pakan ikan yang terlalu murah, karena biasanya kandungan proteinnya cukup rendah.

Sebaiknya jangan terlalu banyak juga, agar tidak sampai membuat air kolam menjadi keruh akibat terlalu banyak pemberian pakannya.

Normalnya panen ikan nila berlangsung sekitar 3-5 bulan dan idealnya berat badannya mencapai 500 gram.

 

Kapan ikan siap panen?

Ini tentunya tergantung pada kesiapan dan permintaan pasar, Anda bisa tawarkan ke beberapa penjual ikan jika anda punya stok ikan nila dengan ukuran sekian. Atau Anda juga bisa langsung jual ke pemborong. Oiya di BIBITIKAN.ID juga menerima jual kembali hasil panen kamu loh.

Jadi, jika kamu bingung mau jual ikan hasil panen kamu kemana, kamu bisa langsung kontak admin BIBITIKAN.ID via WhatsApp untuk dibantu untuk penjualannya.

Bagaimana? Secara singkat, budidaya ikan nila cukup mudah bukan? hehe. Siap untuk mencobanya?