Halo pejuang brand! Kamu tau nggak, banyak orang beli suatu produk bukan karena isinya aja, tapi karena “merasa bangga” bawa kemasannya. Itulah kekuatan branding. Kemasan custom itu senjata utama kamu buat bangun identitas brand Bisnis Kuliner kamu. Gimana caranya biar kemasan kamu nggak cuma jadi sampah, tapi jadi identitas yang kuat? Simak tipsnya!
Pilih Warna yang Mewakili Brand Kamu
Warna itu punya psikologi. Kalau kamu jualan makanan organik, pakailah warna hijau atau coklat kraft. Kalau jualan sambal yang pedas banget, warna merah menyala itu wajib. Jangan asal pilih warna cuma karena kamu suka. Pilih warna yang bisa bikin orang “lapar” atau ngerasa kalau produk kamu itu premium. Konsistensi warna di semua kemasan bakal bikin orang gampang ngenalin brand kamu dari jauh.

Logo Harus Terlihat Jelas
Jangan bikin logo yang terlalu ribet sampai orang susah bacanya. Taruh logo di posisi yang paling gampang dilihat, biasanya di tengah tutup dus. Pastikan ukuran logonya pas, nggak terlalu kecil tapi juga nggak menuhi seluruh dus sampai kelihatan norak. Kalau brand kamu punya tagline yang keren, jangan lupa disisipin juga di bawah logo supaya pesannya tersampaikan.
Manfaatkan Setiap Sisi Kemasan
Jangan cuma desain bagian atasnya aja. Samping kiri, kanan, bahkan bagian dalam dus bisa dimanfaatin! Kamu bisa taruh QR code yang langsung nyambung ke menu di website, atau id Instagram dan nomor WhatsApp. Di bagian samping, kamu bisa tulis kata-kata unik kayak “Dibuat dengan cinta di Surabaya” atau tips cara nikmatin makanan kamu. Detail kecil kayak gini yang bikin pembeli ngerasa ada interaksi sama brand kamu.









