Surabaya itu emang nggak ada matinya kalau soal makanan. Setelah tren martabak kekinian dan ayam geprek, sekarang ada satu lagi yang lagi merajai jalanan Surabaya: Ricebowl! Mulai dari kedai kecil di pinggir jalan sampai resto di mal mewah, semuanya jualan ricebowl. Kenapa sih konsep ini bisa laku keras di Surabaya?

Praktis Buat Gaya Hidup Orang Surabaya

Orang Surabaya itu sibuk-sibuk. Dari pekerja kantoran di Basuki Rahmat sampai mahasiswa di sekitaran ITS atau Unair, semuanya pengen makan yang cepat tapi tetap mengenyangkan. Ricebowl itu jawabannya. Nasi dan lauk udah jadi satu di mangkok. Tinggal buka tutupnya, makan pakai sendok, nggak perlu ribet pakai piring dan nggak takut tumpah. Ini konsep “Grab-and-Go” yang paling pas buat warga urban.

Porsinya Pas dan Harganya Masuk Akal

Biasanya ricebowl punya porsi yang pas buat satu orang (single serving). Ini menguntungkan pembeli karena mereka nggak perlu bayar mahal buat porsi besar yang mungkin nggak habis. Di Surabaya, rentang harga ricebowl itu luas banget, mulai dari 15 ribuan sampai yang pakai daging wagyu seharga 50 ribu ke atas. Fleksibilitas harga ini bikin ricebowl bisa masuk ke semua kalangan.

Ricebowl, Konsep Kulinari Yang Lagi Naik Daun di Surabaya

Kemasan Paper Bowl yang Fleksibel

Kunci sukses ricebowl lainnya adalah wadahnya, yaitu Paper Bowl. Wadah ini ringan tapi kuat. Buat penjual, paper bowl sangat gampang dibranding. Tinggal tempel stiker atau cetak langsung logonya di mangkok, tampilannya udah kayak makanan mahal. Selain itu, paper bowl ini aman buat microwave (kalau bahannya benar), jadi kalau makanannya dingin tinggal dipanasin sebentar.

Menu yang Bisa Dikreasikan Macam-Macam

Ricebowl itu cuma format wadahnya, isinya mah bebas! Di Surabaya kita bisa nemuin ricebowl lidah sapi cabe ijo, ricebowl chicken katsu, sampai ricebowl yang isinya nasi campur khas Surabaya tapi dimodernisasi. Inovasi menu ini bikin orang nggak bosen-bosen. Setiap bulan pasti ada aja resto baru yang ngeluarin menu ricebowl unik buat narik perhatian warga Surabaya yang suka nyobain hal baru.

Ingin Tahu  Tips Branding Dengan Kemasan Custom

Sangat Cocok buat Penjualan Online

Coba cek aplikasi ojek online, menu yang paling sering dipesan pasti kategori ricebowl. Kenapa? Karena pengirimannya paling aman. Bentuk mangkok yang bulat dan ringkas bikin makanan nggak gampang geser pas dibawa driver motor. Risiko kuah tumpah atau lauk kecampur juga lebih kecil dibanding pakai kotak nasi sekat yang lebar.


Bisnis ricebowl di Surabaya masih punya prospek cerah. Kuncinya cuma satu: kreatif! Baik kreatif di rasa menu maupun kreatif di desain kemasannya. Kalau kamu pengen mulai bisnis kuliner tapi modal terbatas, konsep ricebowl ini bisa jadi titik awal yang oke banget buat kamu coba.